«

»

Feb 23

Persepsi “Perburuan” yang Salah

Kenapa ya, manusia? pada berburu kepada sesuatu yang sudah dijamin, tetapi justru tidak berburu pada sesuatu yang tidak dijamin?, Bukankah rizki itu sudah dijamin Allah swt? Tapi, kita begitu nafsunya untuk berburu, kadang siang jadi malam, malam pun jadi siang, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala untuk memburunya.
Hampir kita semua tahu, bahwa Allah swt sudah menjamin rizki kita semua, aslakan kita mau berusaha, Allah akan mencurahkan semua yang telah dijanjikannya itu. Sebaliknya, jika Allah sudah menentukan kadar rizki tertentu, maka sebesar itulah yang akan kita peroleh, meski dengan cara apapun kita mencarinya.

Sebaliknya, apakah kita sudah pasti dan dijamin akan masuk surga atau dijamin tidak akan masuk neraka? Jelas, tidak ada jaminan sedikitpun. Tapi, anehnya, kita semua bahkan tidak pernah berburu untuk sesuatu yang tidak ada jaminannya? Aneh ya kita ini.
Kita semua juga tahu, bahwa tidak ada jaminan sedikitpun bahwa kita akan masuk surga atau tidak masuk Neraka. Bahkan, Nabi Muhammad saw yang dimuliakan dan dijamin saja, masih terus beribadah dan bersyukur lebih dari kita yang tidak ada jaminan sedikitpun.
Aneh ya…???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>