«

»

Feb 27

NI’MAT DARI “SAKIT”

Kemarin pagi, sedianya saya melakukan banyak hal, seperti malam sebelumnya saya sudah merencanakannya. Tetapi apa mau dikata? pagi itu badan saya tidak bisa diajak kompromi, kepala “keleyengan” dan perut mual hingga muntah-muntah.

Subhanallah, rupanya aku harus istirahat. Akhirnya, aku pun beristirahat sambil menikmati secangkir teh pahit panas yang disuguhkan istriku sebelum ia berangkat mengajar. Hampir seharian aku terbaring, tanpa bisa melakukan banyak hal.

Ya Allah, baru kita menyadari, bahwa jika Allah berkehendak atas sesuatu, maka kita tidak dapat berbuat apa-apa kecuali menjalaninya meski dengan terpaksa.

Setumpuk agenda pun kandas tak terlaksana, rupanya manusia memang hanya “harus” berencana, Allah-lah yang menentukan. Semalam sebelumnya, tanpa terasa apapun, bahwa aku harus sakit keesokan harinya, tapi…??? Aku (mungkin juga kita), baru menyadari, betapa nikmatnya sehat, dan baru menyadari, bahwa melalui sakit, kita bisa bersyukur kepada-Nya.

Allah Yang Maha Kuasa atas Segala Sesuatu, maka berusahalah saja, optimis akan hasilnya, bahwa Allah pasti akan mengabulkan keinginan dan usaha kita, kalaupun ternyata tidak dikabulkan atau tidak lancar, setidaknya kita sudah memiliki nilai kesungguhan atas usaha kita.

Allah Maha Penyembuh, mohonlah kepada Allah atas segala kesembuhan dari sakit yag kita derita, jangan pernah memohon kepada selainnya, sambil berusaha semaksimal mungkin untuk mencari obatnya dengan cara yang benar menurut syari’at Islam dan menurut ilmu serta akal sehat. Kalaupun ternyata tidak juga sembuh, yakinlah, bahwa Allah akan menilai kemuliaan atas usaha dan penyerahan diri kita kepada Allah swt.

Wallahu A’lam ……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>