«

»

Mar 03

Istri Shalihah

Dalam gurat raut wajahnya, dalam kucuran peluhnya

ku tahu ia sangat berati

Ia begitu rela mengabdikan dan menyerahkan seluruh jiwa dan raganya

untuk menjadi pendampingku, duhai istriku……

Pantaskah aku marah padanya, hanya karena kesalah kecil yang dibuatnya?

Menjadi istri shalihah, bukan berarti tanpa salah

Tapi ia pandai bersegera meminta maaf dikala salah

Menjadi istri shalihah, bukan berarti tanpa cela

Tapi ia menutupinya dengan kemuliaan sikapnya

Istri Shalihah, menyenangkan kala bersamanya

Tak ada syak kala meninggalkannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>