Nov 29

PELATIHAN KTSP di SMK IPTEK

Pagi-pagi sekali, di hari kamis 20 nopember 2008, saya harus segera berada di SMK IPTEK Jakarta Timur untuk sharing bersama teman-teman guru matematika di sana untuk lebih meng-eksplore lebih dalam tentang KTSP, khususnya mata pelajaran matematika.

SMK IPTEK yang berlokasi di wilayah sebelah timur dari kantor Walikota Jakarta Timur, akhirnya saya bisa sampai di sana pada pukul 8.15, sesudah hampir 2 jam saya berangkat dari pamulang.

Sungguh luar biasa, semangat ketua yayasan Bapak Drs. H. Marwi, SH, MM luar biasa. Beliau yang berlatar belakang non pendidikan, tetapi justru sangat antusias untuk banyak belajar tentang dunia pendidikan.

Apalagi, kalau saya melihat semangat guru-guru matematikanya. Mereka sangat perform dalam bidangnya dan dengan tidak pandang usia, mereka yang sedikit lebih “sepuh” sangat santun kepada yang lebih muda. Subhanallah…….

Sejak pukul 8.30wib acara sudah dimulai, dan berakhir pada pukul 13.30, sesudah diselingi shalat zhuhur dan makan siang.

Selamat jalan saudaraku para Guru, selamat melakukan perubahan terbaik untuk anak bangsa ini, semoga kebaikan berlipat yang akan kita dapatkan, amin.

Nov 29

Melepas Jama’ah Calon Haji

Alhamdulillah…

Rabu pagi, 19 Nopember 2008, jama’ah calon haji yang selama ini saya dampingi, berangkat ke tanah suci.

Sejak masih berada di rumah, saya dampingi beliau untuk shalat 2 raka’at dan berdoa sebelum keberangkatan.

Sesudah siap semuanya, menjelang keluar rumah beliau pun berpamitan kepada keluarga dan berdo’a, barulah berangkat langsung menuju BANDARA SUKARNO-HATTA (karena mereka jamaah haji khusus, sehingga tidak harus ke Asrama Haji Pondok Gede). Rencana beliau take off pada jam 13.00wib.

Alhamdulillah, saya dapat kabar malam harinya, bahwa beliau dan para jamaah lainnya sudah sampai di Jeddah dengan selamat dan lancar.

Ya Allah, jadikanlah keduanya sebagai HAJI yang MABRUR, Sa’i yang penuh rasa syukur dan dosa yang diampuni, amin………

Nov 29

Walimatus Safar Jama’ah Calon Haji


Sabtu pagi, 15 Nopember 2008, saya bergegas menuju Bogor, karena di sanalah salah seorang jama’ah (orang tua) saya harus bersilaturrahim dengan sanak famili dan tetangga serta handai taulan, sementara, saya diminta beliau untuk memberikan taushiah/siraman rohani dan mendoakan.
Jam 9.30 acara sudah dimulai, dan alhamdulillah jam 10.30 sudah selesai.
Do’aku untuk beliau yang saya sangat hormati: Ya Allah, jadikanlah keduanya sebagai HAJI yang MABRUR, Sa’i yang penuh rasa syukur dan dosa yang diampuni, amin………

Sekitar ba’da zhuhur, saya bergegas kembali ke Jakarta, karena ba’da ashar harus menjumpai ibu-ibu di Masjid “Al-Muhajirin” Vila Pamulang untuk mengisi taushiah rutin bulanan.

Feb 26

T O E I C T e s t

TOEIC, memang bukan barang baru bagi kalangan akademik. Begitu juga di tempat aku mengajar yang rutin diadakan tes. SMK 45 Jakarta, tempatku mengajar, ditunjuk Departemen Pendidikan Nasional sebagai salah satu pusat pelksanaan tes TOEIC di wilayah Jakarta Barat.
Tahun ini, TOEIC test kembali diadakan pada Selasa, 26 Pebruari 2008 untuk siswa kelas III atau XII.
Yaahh……, mudah-mudahan itu semua bisa menjadi bekal bagi mereka semua memasuki dunia kerja, yang mau tidak mau menuntut penguasaan bahasa non-native, khususnya penguasaan bahasa Inggris.
Do the best my students ……………. Hope you will be success, amin !!!

Feb 26

STC (Secretary Training Center)


Hari-hari ku mengajar, aku terus tak hentinya berpikir, bagaimana anak-anak yang aku ajar di sekolah kejuruan Bisnis-Manajemen benar-benar menguasai kompetensi mereka sesuai bidang keahliannya. Sudah saatnyalah mereka lulus dengan kemampuan kejuruan yang siap pakai, bukan sekedar teori.
Akhirnya, kami mencanangkan program terobosan baru untuk anak jurusan sekretaris, yakni: Secretary Training Center (STC).
Dengan menggandeng sebuah lembaga pendidikan keterampilan di bidang sekretaris yang ternama, kami memulai program itu. Selama dua minggu siswa “digodok” untuk dicetak menjadi tenaga terampil di bidang sekretaris.
Aaahhh…. selesai sudah program ini. Ku lihat senyum gembira dan kepuasan tampak di wajah murid-muridku.
Anak-anakku……….
Songsonglah masa depan kalian yang lebih baik, dengan sedikit bekal yang kami berikan…

Jan 08

IDUL ADHA

Idul Adha, sebagai salah satu hari besar Islam, mulai dan amat terasa di tempatku mengajar. Sebagian besar siswa terlihat antusias belajar berkurban dengan melakukan patungan uang untuk mewujudkan penyembelihan kurban, obsesinya sih SAPI…..
Alhamdulillah, usaha anak-anakku tidak sia-sia. Anak-anak dapat mengumpulkan dana cukup besar hingga dapat membeli seekor sapi dan 3 ekor kambing. Oh….. fantastik, gumamku dalam hati.
Di hari H, shalat Idul Adha pun terlaksana. Pemotongan kurban dilaksanakan di SMKN 45 Jakarta sesudah shalat. Guru dan siswa antusias bergotong-royong mengurus tuntas daging hewan kurban. Kepenatan belum sirna, karena setelah tuntas pengurusan daging, siswa kemudian membagikannya kepada siswa yang berhak dan warga sekitar sekolah yang berhak.
Alhamdulillah… gumamku kembali dalam hati, aku masih bisa berbuat dengan berkurban, tidak hanya KORBAN PERASAAN ………………..

Sep 17

Ramadhan-ku

Alhamdulillah, Ramadhan t’lah tiba. Hari mengajarku di kelas tampaknya akan kembali terasa sedikit berat…
Betapa tidak? Aku masih harus terus “bercuap-cuap”di depan anak-anakku… tanpa henti. Pekerjaan lain, mungkin ga begitu menguras tenaga, dan masih bisa ditinggalkan. Tapi, kalo tugas mengajar? Ditinggalin bisa berabe urusannya.

Tapi, terus aku syukuri, aku masih bisa berbagi sedikit yang kumiliki dengan murid-muridku. Kelelahanku serasa sirna, saat semakin ku sadari, Ramadhan bulan yang penuh dengan “BONUS” atas segala kebaikan yang kita lakukan.
Ramadhan juga yang membuat aku semakin yakin, betapa besar ampunan Allah swt kepada hamb-hambaNya.

Andaikan bukan di bulan Ramadhan, kapan lagi?
Andaikan ku dapat memohon…Ya Allah, jadikanlah semua bulan menjadi bulan Ramadhan…!!!

Aug 03

HARI PERTAMAKU

Tahun pelajaran 2007/2008 dimulai sudah. Aku sudah harus memulai aktivitasmembimbing anak bangsa menuju gerbang perubahan yang lebih baik.Segala penat setelah dua minggu aku menjadi panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB)harus aku lupakan, meskipun aku jadi tidak punya banyak waktu dengan keluargaku di masa liburan lalu.

Pada saat orang lain (termasuk guru lain) menimati liburanbersam keluarga, aku harus berkutat dengan sistem online PSB DKI Jakarta,tapi tentu tidak akan ku sesali, aku sudah bersyukur untuk belajar mengabdi dari sebagianwaktu dan hidupku. Bagaimanapun, anak bangsa harus lebih baik dari pendahulunya.

Kini, tugas sudah menanti di depan mata. Siswa kelas satu baru sudah mulai bergabung.Setiap waktu, pergantian/sirkulasi siswa dengan berbagai coraknya harus aku hadapidengan hati penuh rasa syukur.

Selamat Datang anak-anakku… kita bersama untuk meniti hari yang lebih baik, kami siap melayani kalian….

Welcome … !!!

Jun 18

PLOOONG … !!!

Tanggal 28 Mei s/d 04 Juni 2007 aku mendampingi murid-muridku ke Jogja-Solo untuk kegiatan perpisahan kelas 3 (SMK 45 Jakarta; tempatku mengajar). Tapi, entah …
Rasanya masih ada sesuatu yang gak enak di hatiku, rasanya seperti ada yang kurang.
Kegiatan demi kegiatan ku lalui, dari sekedar wisata, shopping, sambil sesekali tertawa ria melihat lucunya anak-anak muridku. Tapi, tetap saja masih ada yang kurang.
Begitupun ketika acara khidmat perpisahan berlangsung, emang sih ada isak tangis dari kami (guru) melepas kepergian anak-anakku, ada juga isak tangis anak-anakku, yang sepertinya enggan untuk meninggalkan kami. Tapi, tetap saja masih ada yang kurang.

Sabtu, 16 Juli 2007, pada jam 10.00 pengumuman hasil UAN dilakukan, lewat internet dan juga langsung di sekolah.
Wah, kontan… jerit tangis, tawa riang dan tingkah polah yang agak sedikit aneh, berlebihan membuncah seketika, owwww … mereka teriak gembira, AKU LULUUUUUUS…!!!
Aku sekarang baru menyadari, betapa tidak, hatiku sekarang lega, tak ada ganjalan lagi di hati ini. Tanpa sadar ku menitikkan air mata, aku bahagia melihat anak-anakku yang berhasil lulus ujian.
Oh, kini aku PLOOOOOOONG !!!

May 19

JEMU …!!!

Kadang kulewati hari demi hari yang begitu rutin, panjang, melelahkan…
Andai aku tak tahu bahwa hidup ini tak kan mati,
Andai aku tak tahu bahwa sesudah mati akan ada pertanggungjawaban,
Andai aku tak tahu bahwa perubahan diriku dan hidupku lebih banyak dan diserahkan pada diriku sendiri
(karena Allah tidak akan merubah nasib seseorang, kecuali orang itu sendiri yang merubahnya)
Anda aku tak tahu bahwa hidup hanya sekali maka …
Mungkin aku tak kan berbuat yang terbaik dalam hidup ini, dan …
Mungkin aku harus berkata lelah… dan jemu…